Cerita Inspirasi

Posted by: marsha.septiani10 in Academic No Comments »

Nama: Marsha Nurul Septiani

NRP: I34100114

Laskar: 2

Pada suatu hari, aku sedang berada disebuah pusat perbelanjaan yang terletak dipusat kota. Akua duduk sendiri sambil melihat sesosok lelaki yang sedang mengambil gambar orang-orang yang sibuk berbelanja dengan kamera besar ditangannya. Tiba-tiba seorang ibu duduk disebelahku dan berbicara kepadaku.

“Sedang apa, dik?” kata si Ibu.

“Eh, ngga lagi apa-apa ko, bu. Hehehe.” jawabku kaget.

“Oh, kamu memperhatikan pemuda yang sedang memegang kamera itu ya?”

Aku pun yang kaget langsung menjawab.

“Iya bu, aku sedang memperhatikan orang itu, dia pacar aku. Aku sedang menemaninya memotret”.

Ibu itu kemudian lanjut berbicara.

“Dulu suami ibu juga seorang fotografer seperti pacar kamu itu. Tetapi dia pergi meninggalkan ibu.”

Muka ibu itu tiba-tiba muram sekali. Aku yang tertegun mendengar kalimat ibu itu langsung berbicara.

“Aku juga dulu pernah di tinggalkan orang yang aku sayangi, bu. Dia pergi setelah cukup lama kami menjalin hubungan. Ternyata selama hubungan kami, dia telah membohongi aku dan bermain dibelakang aku dengan wanita lain!” jawabku.

“Ibu juga dtinggalkan oleh suami ibu karena dia menikah dengan wanita lain. Dia pergi karena ibu tidak bisa memberikan dia seorang anak dan sampai sekarang ibu tidak bisa mencintai orang lain selain dia.” tutur si Ibu.

“Aku juga dulu sempat mengalami hal seperti itu, setelah aku sadar dia telah banyak membohongi aku. Aku akhirnya memutuskan hubungan kami. Tetapi dia terus menghubungiku. Sampai hampir 2 tahun ada seseorang yang datang dan memberikan aku suatu harapan sehingga aku dapat melupakan masa laluku dan membuka hatiku kembali.”

Ibu itu tersenyum memandangku. Walaupun masih terlihat raut kesedihan di wajahnya, tetapi dia terlihat sedikit senang mendengar kata-kataku tadi.

“Siapa yang membuat kamu bisa melupakan masa lalu kamu dan akhirnya bisa membuka hati kamu kembali?”

“Lelaki yang dari tadi aku perhatikan itu, namanya Rinal. Dia sudah 4 tahun menemani hidupku dan memberi warna baru yang indah dalam hidupku. Dia juga yang membuat aku mengerti jika cinta yang lain hilang maka akan ada cinta baru yang datang dan lebih baik.”

Rinal berjalan ke arahku sambil tersenyum.

“Pacarmu seorang yang baik, dik. Dia sangat mencintaimu.”

Rinal hanya tersenyum kepada ibu itu dan memberikan sebuah minuman kesukaanku dan berkata kepadaku.

“Maaf lama ya, sayang. Sebentar lagi aku selesai dan kita pergi makan setelah itu. Oke?” .

Setelah berkata seperti itu, Rinal mencium dahiku dan berjalan melanjutkan pekerjaanya.

”Ibu tidak usah ragu untuk memulai kisah baru dengan orang lain dan membuka hati ibu kembali. Karena aku pernah mengalami hal yang sama seperti ibu sampai aku sadar kalau cinta itu indah. Dan hanya dengan datangnya cinta yang baru lah yang dapat mengobati rasa sakit karena cinta yang lama.”

Ibu itu tersenyum sambil berdiri dan berkata, “Kamu benar. Cinta itu indah dan tidak semestinya saya menutup hati untuk memulai cinta yang baru dengan orang yang baru pula.”

Setelah berkata seperti itu, ibu itu memeluk saya dan meninggalkan saya dengan raut wajah yang lebih tenang dan lebih bahagia.

Jangan takut untuk memulai cinta yang baru dan jangan hanya terpaut oleh rasa sakit dimasa lalu karena cinta. Rasa sakit karena cinta tidak akan bisa diobati dengan apapun kecuali dengan datangnya cinta yang baru. Oleh karena itu, jika kita sakit hati karena cinta janganlah menutup hati kita untuk cinta yang lain. Karena bisa jadi, cinta yang baru itu dapat menutup semua rasa sakit karena cinta pada masa lalu.

CARS

Posted by: marsha.septiani10 in Fun 1 Comment »

Hello everybody :D

Posted by: marsha.septiani10 in greetings No Comments »

What’s up guys? This is my new Blog. Nice to meet you and nice to being your friend :)